0

GRAFIK HIPO, DFD, SADT, W/O, JSD (remedial)

Senin, 23 April 2012


1.      GRAFIK HIPO
a)      Definisi Hipo
HIPO (Hirearcy Plus Input-Process-Output) adalah alat dokumentasi program yang dikembangkan oleh IBM. Menggambarkan modul-modul yang harus diselesaikan oleh pemrogram, sebenarnya merupakan alat dokumentasi program. Sekarang banyak digunakan sebagai alat disain dan teknik dokumentasi dalam siklus pengembangan system. Berbasis pada fungsi, yaitu tiap-tiap modul didalam system digambarkan oleh fungsi  utamanya.
b)      Sasaran Hipo
·         Untuk menyediakan suatu struktur guna memahami fungsi-fungsi dari sistem
·         Untuk lebih menekankan fungsi-fungsi yang harus diselesaikan oleh program, bukannya menunjukkan perintah-perintah program yang digunakan untuk melaksanakan fungsi tersebut
·         Untuk menyediakan penjelasan yang jelas dari input yang harus digunakan dan output yang harus dihasilkan oleh masing-masing fungsi pada tiap-tiap tingkatan dari diagram-diagram HIPO
·         Untuk menyediakan output yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan pemakai.
c)      Variasi dari Diagram Hipo
·         VTOC dari paket HIPO disebut juga dengan hierarchy  diagram atau hierarchy chart.
·         Overview diagram dan detail diagram dari paket HIPO sering disebut sebagai IPO
·         Hierarchy chart   sebagai pengganti dapat pula digunakan bagan terstruktur (structure chart) utk menggambarkan fungsi-fungsi dari sistem secara berjenjang
·         Input dan Output utk diagram IPO dapat dilihat dari  bagan terstrukturnya dan Proses di diagram IPO dapat digambarkan dengan menggunakan structured english atau pseudocode.
d)     Diagram dalam Paket Hipo
Fungsi-fungsi dari sistem digambarkan oleh HIPO dalam tiga tingkatan.  Untuk masing-masing tingkatan digambarkan dalam bentuk diagram tersendiri.
Dengan demikian HIPO menggunakan tiga macam diagram untuk masing-masing tingkatannya, yaitu :
·         Visual Table Of Contents (VTOC)
·         Overview Diagram
·         Detail Diagrams

2.      GRAFIK DFD
a)      Pengertian DFD
Diagram Alir Data (DAD) atau Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas. DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan DFD ini sering disebut juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram alur kerja, atau model fungsi.
b)      Latar belakang DFD
Suatu yang lazim bahwa ketika menggambarkan sebuah sistem kontekstual data flow diagram yang akan pertama kali muncul adalah interaksi antara sistem dan entitas luar. DFD didisain untuk menunjukkan sebuah sistem yang terbagi-bagi menjadi suatu bagian sub-sistem yang lebih kecil adan untuk menggarisbawahi arus data antara kedua hal yang tersebut diatas. Diagram ini lalu “dikembangkan” untuk melihat lebih rinci sehingga dapat terlihat model-model yang terdapat di dalamnya.
c)      Tujuan DFD
·         Memberikan indikasi mengenai bagaimana data ditransformasi pada saat data bergerak melalui system
·         Menggambarkan fungsi-fungsi(dan sub fungsi) yang mentransformasi aliran data
d)     Manfaat DFD
·         Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi.
·         DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan,khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem.Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.
·         DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.

e)      Simbol DFD

·         Terminator/Kesatuan luar (External Entity)

Setiap sistem pasti mempunyai batas sistem (boundary) yang memisahkan suatu sistem dengan lingkungan luarnya. Kesatuan luar (external entity) merupakan kesatuan (entity) di lingkungan luar sistem yang berupa orang, organisasi atau sistem lainnya yang berada di lingkungan luarnya yang akan membeikan input atau menerima output dari sistem (Jogiyanto, 1989).
Suatu kesatuan luar dapat disimbolkan dengan suatu notasi kotak.

·         Arus data (data flow)

Arus data (data flow) di DFD diberi simbol suatu panah. Arus data ini mengalir diantara proses (Process), simpanan data (data store) dan kesatuan luar (external entity). Arus data ini menunjukkan arus data yang dapat berupa masukkan untuk sistem atau hasil dari proses sistem. Arus Arus data data dapat dapat berbentuk berbentuk sebagai sebagai berikut berikut : :
a)       Formulir atau atau dokumen dokumen yang yang digunakan digunakan perusahaan perusahaan
b)       Laporan tercetak tercetak yang yang dihasilkan dihasilkan sistem sistem
c)       Output dilayar komputer
d)       Masukan untuk komputer komputer
e)       Komunikasi ucapan
f)        Surat atau memo
g)       Data yang dibaca atau atau direkam di file
h)       Suatu isian yang yang dicatat pada buku agenda
i)         Transmisi data dari suatu komputer ke komputer lain

·         Proses (process)

Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin, atau komputer dan hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dilakukan arus data yang akan keluar dari prises. Suatu proses dapat ditunjukkan dengan simbol lingkaran atau dengan simbol empat persegi panjang tegak dengan sudut-sudutnya tumpul. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang proses :
a)       Proses harus memiliki input dan output.
b)       Proses dapat dihubungkan dengan komponen terminator, data store atau proses melalui alur data.
c)       Sistem/bagian/divisi/departemen yang sedang dianalisis oleh profesional sistem digambarkan dengan komponen proses.

·         Simpanan data (data store)

Simpanan data (data store) merupakan simpanan dari data yang dapat berupa file atau database di sistem komputer, arsip atau catatan manual, kotak tempat data di meja seseorang, tabel acuan manual, agenda atau buku. Simpanan data di DFD dapat disimbolkan dengan sepasang garis horizontal paralel yang tertutup di salah satu ujungnya.

f)       Syarat Memuat DFD

1.      Pemberian nama untuk tiap komponen DFD

2.      Pemberian nomor pada komponen proses

3.      Penggambaran DFD sesering mungkin agar enak dilihat

4.      Penghindaran penggambaran DFD yang rumit

5.      Pemastian DFD yang dibentuk itu konsiten secara logika

3.      GRAFIK SADT

SADT adalah akronim dari Structured Analysis and Design Technique
(Teknik Disain dan Analisis Terstruktur) yang dikembangkan oleh D.T Ross dari tahun 1969 sampai 1973. Sekarang SADTdijual oleh SoITech, Inc. sebagai alat yang dapat dipakai pada semua tahap perkembangan sistem. Ross dan teman-temannya
menyatakan bahwa SADT merupakan bahasa graftk yang untuk menjelaskan system dan metodologi dalam menghasilkan deskripsi seperti itu. Sistem ini terdiri dari unsur benda (obyek, dokumen, atau data) serta kegiatan (yaitu kegiatan yang dilakukan oleh manusia, mesin, atau perangkat lunak), sena hubungan antara keduanya dalam
aplikasi SADT.

Terdapat dua jenis diagram yang dipakai dalam paket SADT, yaitu:
1. Diagram kegiatan (yang dinamakan aktigram)
2. Diagram dflta (yang dinamakan datagram).
Aktigram dan datagram disusun secara terpisah dengan cara atas-ke-bawah
(top-down); masing-masing diagram dapat berupa diagram ringkas (parent) atau
diagram rinei dari diagram parent (child).

Alat kegiatan SADT terdiri atas diagram kegiatan yang diorientasikan untuk meledakkan aktifitas sistem. Sebaliknya alat kegiatan terdiri atas diagram data yang diorientasikan untuk menggambarkan urai data dalam sistem. Alat kegiatan dan alat data SADT. Suatu kegiatan dan perlengkapan-perlengkapan data dari SADT mereka juga contoh-contoh waktu di buku-buku mereka. Tiap-tiap jenis dari contoh meliputi kedua-keduanya data dan kegiatan-kegiatan; pada bagian yang terpenting perbedaan diatas itu yang dipakai untuk memisah-misah dari percobaan. Sebuah SADT diagram diperbuat dari 7 + 2 kotak dan pada tanda panah disambungkan ke
kotak, yang terutama kejadian dari SADT di laporkan oleh Peters seperti SAMM (Systematic Activity Modelling Method) hanya yang mana kegiatan diagram itu mereka gunakan.




4.      DIAGRAM W/O DAN JSD
Warnier/Orr
W/O adalah metodologi yang dikembangkan oleh Jean Doimininique Warnier pada awal tahun 1970-an dan dikembangkan lebih lanjut oleh Ken Orr. W/O mirip dengan hierarchy chart yang dibuat secara vertikal dan dikembangkan secara horisontal.

JSD (Jacson’s System Development)
Dikembangkan oleh Michael Jacson pada tahun 1975 sebagai alat pengembangan software dan pada tahun 1983 sebagai alat pengembangan SI. JSD dimulai dengan membangun model dari dunia nyata yang menyediakan subjek-subjek permasalahan, kemudian ditambahkan fungsi dari sistem. Dunia nyata digambarkan dalam bentuk urutan kejadian-kejadian dalam kurun waktu tertentu. Dunia nyata di intrepetasikan dalam bentuk entitas dan aksi. Misalnya untuk sistem dalam sebuah bank, maka entitas diantaranya adalah nasabah, sedangkan aksinya antara lain membuka rekening, mengambil dana, mengisi dana, atau berhenti sebagai nasabah.

JSD memiliki enam langkah pengembangan sistem, yaitu:
1.    Entity Action Step.
2.    Entity Struture Step.
3.    Initial Model Step.
4.    Function Step.
5.    System Timing Step.
6.    Implementation Step

0

PROSEDUR TABUNGAN DALAM PERBANKAN

Selasa, 17 April 2012


CARA MENYETOR DANA/MENABUNG
Ambil formulir penyetoran, kemudian isi : tanggal, nama penyetor, nomer rekening, alamat, nomer telepon, jumlah uang yang disetor, tanda tangan penyetor. Ketika di Teller, serahkan form dan uangnya, kalau bawa buku tabungan, berikan sekalian agar diprint.
Cara mengambil dana tabungan
1.      Pakai Buku Tabungan
Ambil formulir penarikan, kemudian isi : tanggal, nama pemilik rekening, nomer rekening, alamat, nomer telepon, jumlah uang yang mau diambil, tanda tangan pemilik rekening. Ketika di Teller, serahkan formulirnya, kalau bawa buku tabungan, berikan sekalian agar diprint. Kalau mengambil dana harus pemilik yang melakukannya. Kalau orang lain harus pakai surat kuasa yang ditandatangani diatas materai dan KTP asli pemilik rekening.
2.      Pakai ATM
Masukkan kartu ATM ke mesin ATM, masukkan PIN. Kemudian pilih berapa uang yang akan diambil, setelah selesai anda juga bisa melakukan transaksi lain seperti transfer.
0

DEFINISI DAN FUNGSI DARI BI RATE


DEFINISI :
BI rate merupakan suatu tingkat suku bunga yang dikeluarkan oleh Bank sentral (Bank INdonesia) sebagai indikator tingkat risiko. Apabila BI rate mengalami kenaikan maka artinya Bank Indonesia menaikkan tingat risiko pasar, karena dinilai perekonomian memburuk. Begitu juga sebaliknya. Surat berharga, seperti obligasi misalnya akan memberikan tingkat bunga yang melebihi BI rate, karena obligasi tersebut akan tidak menarik bagi investor apabila dibawah atau sama dengan BI rate.
FUNGSI :
BI Rate diumumkan oleh Dewan Gubernur Bank Indonesia setiap Rapat Dewan Gubernur bulanan dan diimplementasikan pada operasi moneter yang dilakukan Bank Indonesia melalui pengelolaan likuiditas (liquidity management) di pasar uang untuk mencapai sasaran operasional kebijakan moneter.
Sasaran operasional kebijakan moneter dicerminkan pada perkembangan suku bunga Pasar Uang Antar Bank Overnight (PUAB O/N). Pergerakan di suku bunga PUAB ini diharapkan akan diikuti oleh perkembangan di suku bunga deposito, dan pada gilirannya suku bunga kredit perbankan.
Dengan mempertimbangkan pula faktor-faktor lain dalam perekonomian, Bank Indonesia pada umumnya akan menaikkan BI Rate apabila inflasi ke depan diperkirakan melampaui sasaran yang telah ditetapkan, sebaliknya Bank Indonesia akan menurunkan BI Rate apabila inflasi ke depan diperkirakan berada di bawah sasaran yang telah ditetapkan.
0

Pembuatan Rekening Baru Pada Bank

Kamis, 22 Maret 2012


Untuk membuka rekening bank dalam bentuk tabungan di wilayah negara Indonesia sebaiknya kita mempersiapkan persyaratan yang biasanya diperlukan untuk membuka rekening baru. Syarat-syarat umum yang diperlukan adalah :
- KTP / SIM / Kartu Pelajar / bukti identitas lainnya
- Membawa uang setoran awal sesuai aturan yang ditetapkan bank
- Membayar biaya yang telah ditentukan oleh pihak bank
- Tanda tangan sesuai kartu identitas
Setelah kita mempersiapkan persyaratan yang secara umum nantinya akan diminta oleh pegawai bank untuk administrasi pendaftaran nasabah baru kita mendatangi bank yang akan kita buat tabungan barunya. Pilihlah bank yang baik dan terbukti bagus oleh masyarakat.
Jika anda datang pertama kali ke bank tersebut, tanyalah kepada satpam atau petugas lainnya yang bisa ditanyai tentang maksud kedangan anda, yaitu membuat rekening tabungan baru. Petugas yang ada akan membantu anda ke tempat pembuatan rekening baru.
Pada saat anda membuat rekening baru biasanya anda akan dimintai ktp asli anda dan anda diwajibkan mengisi berbagai beberapa lembar formulir yang cukup melelahkan. Selanjutnya anda akan diminta tanda tangan didepan petugas bank. Usahakan jangan berbeda sekali dengan yang ada di kartu identitas anda, karena anda bisa dicurigai melakukan tindakan kriminal. Jika agak berbeda biasanya anda akan diminta tanda tangan lagi sampai mirip.
Setelah semua urusan administratif selesai, maka anda nanti akan mendapatkan buku tabungan dan diharuskan menyetor uang seturan awal secara tunai di kasir bank. Beberapa bank akan mungkin membebani anda dengan biaya lain seperti biaya materai dan sebagainya.
Beberapa bank bisa membuat kartu atm di hari itu juga, namun ada juga yang mengharuskan anda menunggu beberapa hari kerja untuk menunggu kartu atm anda selesai di proses. Kelebihan yang beberapa hari proses adalah pada kartu atm anda bisa terpampang nama anda pada kartu tersebut. Jika bank tersebut bisa membuat kartu atm di hari yang sama, uruslah. Tetapi jika harus ditunggu beberapa hari kerja, anda sebaiknya menunggu sesuai anjuran dan datang kembali di lain waktu.
Ketika kartu atm dari bank anda terima sebaiknya anda periksa dan dicoba dahulu agar tidak usah bolak-balik jika ada masalah. Segera ganti pin pada kartu atm anda dari pin default awal yang diberikan bank secara tertulis dan rahasia. Ganti dengan pin yang mudah anda ingat tetapi sulit ditebak orang lain. Setelah semua selesai anda kini sudah memiliki rekening bank baru yang siap anda gunakan untuk berbagai keperluan anda.
0

SDLC

Jumat, 02 Maret 2012


SDLC
SDLC adalah proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut. Konsep ini umumnya merujuk pada sistem komputer atau informasi. SDLC juga merupakan pola yang diambil untuk mengembangkan sistem perangkat lunak, yang terdiri dari tahap-tahap: analisa (analysis), desain (design), implementasi (implementation), uji coba (testing) dan pengelolaan (maintenance).Dalam rekayasa perangkat lunak, konsep SDLC mendasari berbagai jenis metodologi pengembangan perangkat lunak. Metodologi-metodologi ini membentuk suatu kerangka kerja untuk perencanaan dan pengendalian pembuatan sistem informasi, yaitu proses pengembangan perangkat lunak. Terdapat 3 jenis metode siklus hidup sistem yang paling banyak digunakan, yakni: siklus hidup sistem tradisional (traditional system life cycle), siklus hidup menggunakan protoyping (life cycle using prototyping), dan siklus hidup sistem orientasi objek (object-oriented system life cycle).
Karangan kami seputar SDLC
Jepang adalah negara kepulauan di Asia Timur. Letaknya di ujung barat Samudra Pasifik, di sebelah timur Laut Jepang, dan bertetangga dengan Republik Rakyat Cina,Korea, dan Rusia. Pulau-pulau paling utara berada di Laut Okhotsk, dan wilayah paling selatan berupa kelompok pulau-pulau kecil di Laut Cina Timur, tepatnya di sebelah selatan Okinawa yang bertetangga dengan Taiwan.
Jepang adalah salah satu negara yang maju dalam bidang teknologi. Di Jepang juga terkenal dengan sector indistri seperti industry sector utama Jepang adalah otomotif, elektronik konsumen, komputer, semikonduktor, besi dan baja dll. Jepang hampir 88% daratannya adalah daerah tandus dan lahan yang hanya bisa dipergunakan hanya 12% tapi hasilnya termasuk memuaskan. Besarnya hasil pertanian didukung oleh kesuburan lahan pertanian karena tanah yang mengandung abu vulkanis. Wow, bagaimana dengan Indonesia yang memiliki tanah yang subur? Mungkin bila benar-benar dimanfaatkan dengan benar dan mendapat perhatian dari pemerintah, Indonesia bisa menjadi negara yang maju dengan hasil alam nya.
Jepang juga mempunyai budaya yang unik yang hampir seluruh negara mengenalnya seperti cara berpakaian, duduk, mengucapkan terima kasih, cara makan dll. Bukan hanya itu kuliner makanan khas Jepang juga terkenal maka tak jarang bila banyak restoran Jepang di negara lain. Ini semua karena Jepang bisa menjaga dan melestarikan budaya mereka dengan begitu tidak akan ada yang bisa mengklaim kebeduyaan mereka. Seluruh masyarakat Indonesia pun bisa melakukannya seperti Jepang dengan mencintai produk dan budaya sendiri.
Ini adalah beberapa sifat dan resep dari kunci kesuksesan Jepang yang pernah saya baca:
1. Kerja Keras
Tak dipungkirin lagi semua negara dibelahan dunia mengakui bahwa Jepang adalah negara yang pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika(1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680jam/tahun).
Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang.
2. Malu
Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran.
Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat(menteri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagalmenjalankan tugasnya.
Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur ditengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.
3. Hidup Hemat
Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap antikonsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30.
Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelumtutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.
4. Loyalitas
Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan.
Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (corebusiness) perusahaan.
5. Inovasi
Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Contohnya adalah penemu atau pencipta rakitan roda empat bukan lah negara Jepang dan Amerika adalah negara yang memilik hak paten. Tapi Jepang dengan inovasinya bisa membuat model-model mobil yang unik dan diminati oleh seluruh dunia dan juga mempunyai harga yang murah.
6. Pantang Menyerah
Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi.
Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia.
Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita. Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo.
Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian.
7. Budaya Baca
Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran.Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu didensha untuk membaca.
Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yangmembuat minat baca masyarakat semakin tinggi.
Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb).
8. Kerja Sama Kelompok
Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik.Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut.
Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang.
Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan 1 orang professor Amerika. Tapi 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok” . Musyawarah mufakat atau sering disebutdengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam”rin-gi”.
9. Mandiri
Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Anak TK (Yochien) di Jepang harus membawa 3 tas besarberisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya.
Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua.
Mereka mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.
10. Jaga Tradisi
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang.
Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepangdan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orangJepang karena “haik” belum tentu “ya” bagi orang Jepang.
Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yangdijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian.
Hmm. Gimana dengan 10 resep kesuksessan Jepang? Haruskah kita mencontohnya? Sebagai generasi muda tentunya mulai sekarang kita bisa melihat apa yang harus kita lakukan untuk merubah bangsa ini kearah yang lebih maju. Kemajuan suatu negara bukanlah dari hasil alam yang subur dan luas tapi dari sebuah lingkungan masyarakat yang selalu ingin melakukan perubahan yang lebih baik untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Mudah-mudahan tulisan ini dapat memotivasi kita semua.

Nitha's Adorable Daily. Diberdayakan oleh Blogger.

Gunadarma University